Categories

Get my latest adventure story

Insights empowers your business to grow, by giving your team valuable intelligence to enable you to generate more sales, and drive revenue.

Internal equity untuk karyawan, Sumber: japantimes.co.jp

Internal Equity, Solusi Manajemen Karyawan yang Efektif

Salah satu konflik yang cukup sering terjadi dalam manajemen perusahaan adalah adanya ketidakadilan dan ketidaksetaraan yang dirasakan oleh karyawan. Ini bukanlah kondisi yang baik karena permasalahan yang terjadi membuat kinerja karyawan tidak optimal dan secara keseluruhan perusahaan pun akan terkena imbasnya. Internal equity dipandang sebagai salah satu solusi yang tepat.

Tidak dimungkiri memang bahwa karyawan mendambakan sebuah lingkungan kerja yang adil, setara dan tidak memihak. Dengan kondisi tersebut, mereka akan merasa dihargai dan tidak merasa direndahkan. Meskipun, tentu saja, bagi HRD, mencapai kondisi ideal tersebut dengan manajemen perusahaan dan latar belakang karyawan yang berbeda bukanlah hal yang mudah.

Lantas, apa yang sebenarnya dimaksud dengan internal equity dan bagaimana praktik terbaik yang bisa diterapkan dalam manajemen perusahaan? 

Sekilas Tentang Internal Equity

Prinsip internal equity, Sumber: humano.ro
Prinsip internal equity, Sumber: humano.ro

Secara singkat, internal equity merujuk pada sebuah prinsip yang diaplikasikan dalam manajemen sumber daya manusia. Prinsip ini secara khusus fokus pada masalah kompensasi guna memastikan bahwa upah yang diterima karyawan dalam suatu perusahaan sudah adil dan seimbang.

Dalam praktiknya, prinsip ini mengharuskan perusahaan untuk memperlakukan karyawan perusahaan secara adil berdasar pada beberapa faktor internal yang relevan, seperti posisi, pengalaman kerja, tingkat pendidikan dan juga performa karyawan.

Bisa dikatakan bahwa prinsip ini cukup krusial dalam sebuah manajemen perusahaan. Pasalnya, ketidakseimbangan pada kompensasi yang terjadi nantinya bisa mengakibatkan ketidakpuasan karyawan, konflik antara karyawan dan manajemen hingga terjadinya masalah hukum. 

Tantangan Penerapan Internal Equity

Penerapan internal equity dalam perusahaan, Sumber: wsj.net
Penerapan internal equity dalam perusahaan, Sumber: wsj.net

Penerapan internal equity dalam perusahaan nantinya akan membantu perusahaan untuk mencapai goals yang lebih optimal. Terlebih, HRD pun juga bisa memberikan motivasi kerja yang lebih baik sehingga performa karyawan akan cenderung optimal dan lingkungan kerja pun akan jauh lebih kondusif.

Hanya saja, meskipun memiliki cukup banyak manfaat, pada kenyataannya, penerapannya di dalam perusahaan tak jarang menghadapi tantangan yang bisa menjadi halangan. Beberapa diantaranya adalah:

  • Adanya penolakan dari karyawan yang sudah merasa nyaman dengan posisi saat ini dan menolak adanya perubahan, terutama perubahan yang signifikan 
  • Sumber daya yang terbatas, terutama berkaitan dengan staf yang bertugas, anggaran yang diperlukan dan waktu pelaksanaan sehingga diperlukan rencana bertahap untuk melakukan internal equity
  • Tidak adanya dukungan dari pimpinan perusahaan ketika unit HR hendak menerapkan inisiatif internal equity
  • Adanya kekhawatiran karyawan bahwa internal equity yang diterapkan justru akan mempengaruhi kompensasi yang mereka dapatkan

Beberapa tantangan di atas adalah apa yang terjadi pada kondisi riil di perusahaan. Memang, internal equity adalah hal yang baik dalam manajemen perusahaan. Hanya saja, diperlukan tahapan dan praktik terbaik untuk menerapkannya agar prinsip ini bisa dipahami serta diterima dengan baik.

Praktek Terbaik untuk Menerapkan Internal Equity 

Melakukan analisis data, Sumber: diklatlpkn.id
Melakukan analisis data, Sumber: diklatlpkn.id

Asas keadilan yang menjadi fokus internal equity sebenarnya adalah upaya untuk meningkatkan kepuasan karyawan. Hanya saja, sebagaimana disinggung sebelumnya, diperlukan praktik terbaik untuk mengejawantahkan ide ini.

Adapun beberapa langkah yang bisa diaplikasikan dalam penerapan  internal equity dalam perusahaan diantaranya adalah:

1. Melakukan Analisis Pekerjaan yang Teliti

Sebelum menerapkan prinsip ini dalam manajemen perusahaan, HR perlu untuk melakukan analisis pekerjaan secara teliti. Analisis yang dilakukan bertujuan untuk mengetahui bagaimana beban kerja karyawan saat ini dan perbandingannya dengan kompensasi yang didapatkan.

Terkait hal ini, beberapa aspek seperti tugas, tanggung jawab serta kualifikasi yang diperlukan menjadi bahan yang dianalisis. Nantinya, dengan analisis yang mendetail akan ditemukan keseimbangan antara performa dan kompensasi yang didapatkan. Harapannya, karyawan merasa puas dengan sistem yang dikembangkan dalam perusahaan. 

2. Mendirikan Sistem Karyawan

Agar penerapan prinsip yang direncanakan berjalan dengan lancar dan baik, pendirian sistem karyawan menjadi opsi yang cukup tepat untuk diaplikasikan. Salah satu metode umum yang digunakan terkait upaya menerapkan sistem karyawan adalah dengan menggunakan sistem poin. Dalam hal ini, pekerjaan akan dinilai dari kriteria dasar yang ditetapkan sebelumnya.

Sistem poin cukup efektif untuk memastikan bahwa pekerjaan bisa dikualifikasikan dengan baik. Nantinya, akan tercipta sebuah keseimbangan antara tanggung jawab yang diperlukan dalam suatu pekerjaan dengan kualifikasi kompensasi yang akan didapatkan karyawan.

3. Melakukan Analisis Pembayaran Gaji

Hal lain yang cukup penting dilakukan terkait penerapan prinsip ini adalah analisis pembayaran gaji. Poin ini cukup krusial terutama untuk meninjau apakah terjadi ketidaksetaraan terkait gaji yang dibayarkan perusahaan kepada karyawan karena faktor tertentu seperti usia, gender dan alasan lainnya.

Dengan melakukan analisis pembayaran gaji, maka permasalahan seputar gaji dapat ditemukan dan diselesaikan. Tidak hanya itu, manajemen pun nantinya bisa mengembangkan struktur pembayaran gaji baru yang lebih baik dengan asas keadilan. 

Berbekal penerapan yang bertahap, bukan tidak mungkin prinsip internal equity nantinya bisa diterapkan secara optimal. Hanya saja, memang, diperlukan komunikasi yang clear dan transparan pada pihak-pihak terkait agar tercipta satu misi bersama.

Catalitics, Partner Pengembangan Manajemen Perusahaan Anda!

HR Strategi Konsultan Catalics, Sumber: catalitics.com
HR Strategi Konsultan Catalics, Sumber: catalitics.com

Prinsip internal equity menjadi aspek penting dalam upaya pengembangan manajemen perusahaan. Bukan tidak mungkin, prinsip yang bisa diaplikasikan dengan optimal akan meningkatkan kepuasan karyawan dan target-target perusahaan pun akan tercapai dengan lebih mudah.

Sebagai HR konsultan profesional, Catalitics memiliki layanan pelatihan untuk meningkatkan kecakapan dan profesionalitas HR dalam pengelolaan manajemen perusahaan. Tentu, dengan HR yang memiliki kompetensi tinggi, bukan hanya prinsip internal equity yang bisa diterapkan dengan baik, melainkan juga upaya manajemen lain untuk keberlanjutan keseimbangan perusahaan.

Other Insight For You

Menyusun OKR, Sumber: clearpointstrategy.com

Cara Menyusun OKR untuk Perusahaan, Ini yang Perlu Dilakukan!

Selain KPI, OKR menjadi framework yang kerap digunakan perusahaan untuk membantu mereka menentukan tujuan dalam manajemen bisnis yang dilakukan. Meskipun lebih sederhana dalam hal realisasi dibandingkan metode lainnya, cara menyusun OKR perlu dipahami dengan baik agar metrik ini tidak dibuat secara serampangan.

⟶   Read More

Let’s chat!

Not sure where to start?

Want to find out how we can your organization? Fill in a few details and we’ll get in touch as soon as possible.

Ilvan Yahdi

Partner

Catalitics is committed to protecting and respecting your privacy, and we’ll only use your personal information to administer your account and to provide the products and services you requested from us.